Tempati Kantor PSSI Baru Syukuran Potong Nasi Tumpeng

Tempati Kantor PSSI Baru Syukuran Potong Nasi Tumpeng – Lavina Catering Jakarta Katering Menu Makanan Tradisional Indonesia 021 94550168.

Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) mengelar syukuran dengan mengundang sejumlah anak yatim dalam acara peresmian kantor baru di bilangan Senayan. Dalam acara tersebut juga dihadiri para petinggi PSSI, termasuk Ketua Umum, Djohar Arifin Husein. Pembangunan kantor baru PSSI sendiri sudah berlangsung sejak lima bulan terakhir. Acara syukuran itu diawali dengan sambutan Djohar Arifin, yang mana ia mengatakan bahwa kantor baru ini disinyalir mampu memperbaiki kinerja PSSI untuk lebih baik lagi.

Ketua Umum PSSI Djohar Arifin mengatakan kalau ini bukanlah kantor baru PSSI. Namun kantor lama yang baru selesai dikerjakan renovasinya yang terletak di pintu XI Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). “Kita bersyukur Alhamdulilah, bahwa pembangunan kantor baru kita (PSSI) telah tepat waktu dan berjalan dengan lancar,” ucap Djohar Arifin dalam sambutannya tersebut, Jumat (2/1/2015). “Dulu kerja di lingkungan yang sumpek, sekarang kami bekerja di tempat yang lebih luas. Semoga ini menjadi pertanda dengan membaiknya sepak bola di Indonesia,” kata Djohar saat memberikan sambutan di kawasan Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Lebih lanjut Djohar memberitahukan acara ini bukanlah peresmian kantor baru PSSI. Tetapi hanya sekedar syukuran yang ditempat ini setelah selasai direnovasi.”Rencana peresmiannya dilaksanakan bersama anggota kongres 4 Januari mendatang,” imbuhnya. Selain syukuran PSSI juga memberi kesempatan kepada rekan-rekan media untuk melihat seluruh isi kantor barunya tersebut. Acara ini pun ditutup dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan Ketua PSSI beserta anggota lainnya. Serta pembagian uang santunan bagi para anak yatim.Selain itu Ketum PSSI sejak tahun 2011 tersebut juga berharap kongres PSSI pada, Minggu (4/1/2014) akhir pekan ini berjalan lancar tanpa ada kendala.

“Total biaya yang dihabiskan sekitar 13 Miliar termasuk biaya mebel dan berasal dari anggaran PSSI sendiri,” ujar Djohar. Djohar menambahkan dengan sudah jadinya kantor PSSI yang baru. diharapkan membangun aura positif untuk membangun sepak bola Indonesia yang kedepannya berjalan lebih baik. “Dulu kerja di lingkungan yang sumpek, sekarang luar biasa dan sangat luas. Ini mudah-mudahan bisa membawa dampak untuk meningkatkan kinerja kita untuk membangun sepak bola Indonesia,” harap Djohar.

Selain melakukan syukuran, PSSI juga menggelar acara potong tumpeng dan santunan kepada anak yatim. Di acara ini, Djohar juga mempersilakan kepada awak media untuk meninjau seluruh kantor yang renovasinya sendiri hampir berjalan satu tahun. “Saya juga meminta agar seluruh anak-anak dan juga para wartawan di sini mendoakan kongres PSSI yang Insya Allah dilangsungkan pada hari Minggu besok tak menemui kendala dan berjalan lancar hingga usainya acara tersebut,” beber pria asal Sumatra Selatan itu.

Hadiah 15 Nasi Tumpeng Untuk Sultan HB X

Hadiah 15 Nasi Tumpeng Untuk Sultan HB X – Lavina Catering Jakarta Jasa Katering Nasi Tumpeng Online Menu Kuliner Tradisional Indonesia 021 94550168.

Forum Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia Kota Yogyakarta menyiapkan 15 tumpeng untuk ikut memperingati ulang tahun ke-67 Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan Hamengku Buwono X.

“Seluruh tumpeng tersebut akan dipersiapkan bersamaan dengan acara `Sunday Morning Fun Walk` di Alun-Alun Utara pada Minggu (21/4),” kata Ketua Forum Olah Raga Rekreasi Masyarakat Indonesia (Formi) Suryanto di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, satu dari 15 tumpeng yang telah dipersiapkan akan langsung dipotong oleh Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X dan Permaisuri GKR Hemas, sedang 14 tumpeng lain akan diserahkan ke pengurus Formi di 14 kecamatan di Kota Yogyakarta.

“Tumpeng yang diserahkan ke Formi kecamatan kemudian akan dibagikan kepada masyarakat umum,” katanya. Ulang tahun Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat yang juga Gubernur DIY Sri Sultan HB X seharusnya diperingati setiap 2 April.

Selain memotong tumpeng sebagai bagian dari perayaan ulang tahun, Sri Sultan HB X dijadwalkan untuk melepas ribuan warga Kota Yogyakarta yang mengikuti kegiatan jalan santai mengelilingi benteng keraton.

Sementara itu, Ketua Panitia “Sunday Morning Fun Walk” Widodo Mujiyatno mengatakan, dalam kegiatan tersebut Sultan HB X juga diminta untuk melepas rangkaian balon.

“Jumlah balon yang dilepas disesuaikan dengan usia beliau, 67 buah. Kami juga sudah mempersiapkan hadiah menarik untuk peserta, salah satunya tabungan Rp5 juta yang diundi oleh Sri Sultan HB X,” katanya.

Selain dihadiri Sri Sultan HB X dan permaisuri, kegiatan jalan santai tersebut direncanakan akan dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olah Raga Roy Suryo.

Dies Natalis UI Lomba Bikin Nasi Tumpeng

Dies Natalis UI Lomba Bikin Nasi Tumpeng – Lavina Catering 021 94550168 Jasa Pesan Nasi Tumpeng Online Katering Jakarta Order Makanan Menu Tradisional Indonesia.

Rangkaian acara peringatan Dies Natalis FEB UI ke 65 tahun dimulai dengan melaksanakan Bazaar dengan membagikan 100 kupon pertama yang datang kepada civitas akademika dan lomba tumpeng antar unit di lingkungan FEB UI Depok – Salemba pada Jumat 18 September 2015. Bazaar ini diselenggarakan untuk meningkatkan jiwa enterpreneurship kepada civitas akademika FEB UI. Acara dilaksanakan di Selasar Dekanat Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI dan lomba tumpeng dilaksanakan di Ruang Djokosoetono lantai 3 Dekanat FEB UI dalam rangka syukuran HUT FEB UI ke 65 tahun.

Wakil Dekan I Ibu Dr. Beta Yulianita Gitaharie, SE.,ME. Dan Wakil Dekan II Ibu Vita Silvira, S.E., M.B.A. membuka lomba tumpeng yang merupakan rangkaian dari kegiatan Dies ke 65 FEB UI yang tepat jatuh pada tanggal 18 September 2015. Lomba tumpeng ini merupakan salah satu momen kebersamaan untuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis UI . Total seluruh tumpeng 27 tupeng dari 27 tim yang mengikuti lomba tumpeng dari FEB Depok dan Salemba. Adapun rangkaian acara Dies Natalis dimulai dari Seminar Parenting, Bazaar, Lomba tumpeng, Lomba Kesenian, Kompetisi Olahraga, Bakti Sosial, Family Gathering dan Research Day (puncak orasi ilmiah).

Cabang olahraga yang diikutsertakan adalah Bola Voli, Badminton, Futsal, Tenis Meja, Basket dan Tenis dari 21 September – 7 Oktober 2015 Tak kalah meriahnya akan diselenggarakan akan diadakan juga Bakti Sosial pada 4 Oktober 2015 dan Family Gathering pada 11 Oktober 2015 dilaksanakan pula sejumlah kegiatan seni dalam puncak acara tersebut akan diselenggarakan berbagai aktifitas, yaitu lomba karaoke, standup comedy, rally foto, lomba anak-anak (mewarnai dan fashion show) dan doorprize . Puncak acara Dies Natalis Ke-65 FEB UI yaitu Research Day bertajuk (Puncak Orasi Ilmiah) pada 29 Oktober 2015 akan bertempat Auditorium Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

Lomba Bikin Tumpeng Bisnis Indonesia

Lomba Bikin Tumpeng Bisnis Indonesia – Lavina Catering Jakarta 021 94550168 Jasa Tumpeng Online Katering Menu Makanan Indonesia Rumahan Kantoran Apartemen Kost Harga Murah.

Presiden Direktur PT Jurnalindo Aksara Grafika penerbit Harian Bisnis Indonesia Lulu Terianto (tengah), Wakil Pemimpin Umum Bisnis Indonesia Ahmad Djauhar (kiri) dan Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Arif Budisusilo yang sekaligus menjadi juri pada lomba menghias nasi tumpeng sebagai rangkaian HUT ke-30 Bisnis Indonesia di Jakarta, Senin (14/12). HUT ke-30 tahun ini mengambil tema “SPIRIT TRANSFORMASI 30 TAHUN BISNIS INDONESIA”. JIBI/Bisnis/nurul Hidayat

Pelatih Timnas Sepakbola Potong Tumpeng Bola

Pelatih Timnas Sepakbola Potong Tumpeng Bola – Lavina Catering Jakarta Katering Jakarta Tumpengan Online Nasi Box/Kotak Menu Prasmanan Makanan Indonesia Harga Murah.

Indra Sjafri Terharu Melihat Tumpeng Berbentuk Bola

PELATIH Timnas U-19 Indra Sjafri tampak sangat terharu. Matanya berkaca-kaca ketika memaparkan sekilas soal bukunya, ‘Indra Sjafri: menolak Menyerah’, Minggu (2/2) di Hotel UNY, Yogyakarta.
Indra Sjafri dan Marie Elka Pangestu. (Foto: Sportanews.com

Indra Sjafri dan Marie Elka Pangestu. (Foto: Sportanews.com

Tiba-tiba dari kerumunan hadirin, istrinya Temi Indrayani, ditemani dua anaknya, Aryandra Andaru dan Diyandra Andari, masuk membawa tumpeng berbentuk bola dengan bendera merah putih di atas.

Hari itu memang, Indra, kelahiran Batang Kapas, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, genap menapaki usia ke-51. Indra tambah terharu ketika MC Rico Ceper meminta hadirin menyanyikan lagu selamat ulang tahun.

Karena tidak ada lilin, Rico kemudian menyalakan batang korek sebagai pengganti dan busss, Indra meniupnya hingga padam. Tumpeng kemudian dibagikan kepada, antara lain Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Menteri Pemuda dan Olahraga Roy Suryo, dan Ketua Umum PSSI Djohar Arifin.

“Saya terharu. Penyambutan buku ini sangat luar biasa, padahal saya belum berbuat banyak. Apalagi yang mengapresiasi adalah wanita, yang biasanya tidak suka bola,” komentar Indra soal Marie Pangestu yang memang menjadi sponsor utama terbitnya buku ini.

“Nanti kalau saya sudah pulang dari Myanmar (Piala Asia 2014, Oktober), saya akan temui Ibu Marie. Saya akan persembahkan tiket Piala Dunia U-20,” ujar Indra disambut tepuk membahana hadirin.

Indra juga berjanji akan memfokuskan seluruh perhatiannya kepada pengembangan dan kemajuan Timnas U-19. “Saya ingin membawa tim ini lolos ke Piala Dunia (U-20). Semoga semua bisa berjalan sesuai yang direncanakan.”

Selain buku di atas, yang ikut diluncurkan adalah ‘Official Story Timnas U-19, Semangat Membatu’. Kedua buku ini ditulis FX Rudy Gunawan.

Khusus buku yang disebut terakhir ditulis bersama dengan pelatih mental Timnas U-19 Guntur Cahyo Utomo. Buku ini bercerita tentang keseharian punggawa Timnas U-19, baik saat dalam penggemblengan, mengikuti kejuaraan hingga kisah mereka saat masih di daerah sebelum bergabung dengan Timnas U-19. (pat)

Makna Arti Potong Tumpeng

Makna Arti Potong Tumpeng – Lavina Catering Jasa Katering Nasi Tumpeng Online Jakarta Selatan Barat Timur Pusat Utara Harga Murah.

Anda tahu berapa jenis tumpeng yang ada di Indonesia? Banyak sekali. Dalam ritual Jawa saja setidak-tidaknya ada puluhan. Misalnya, ada tumpeng sangga langit atau sangga buwana, tumpeng arga dumilah, dlupak, punar, tumpeng megana, tumpeng robyong, among-among, tumpang damar, dan masih banyak lagi lainnya.

Sebagai sajian seremoni, tumpeng sarat makna. Juga filosofis. Setiap bahan yang ada di dalam tumpeng mewakili berbagai unsur yang ada di alam semesta. Ada unsur dari dalam tanah, dari atas tanah, unsur hewan, unsur dari sungai atau dari laut.

Tumpeng sajian sarat makna

Kekayaan makna seperti itulah yang membuat tumpeng menjadi sajian yang sangat khas. Misalnya, tumpeng hanya disajikan saat kita melakukan syukuran atau selamatan. Entah syukuran dalam rangka ulang tahun, peresmian rumah atau kantor. Puncak acara syukuran selalu ditandai dengan upacara potong tumpeng.

Misalnya, urai Chef Anton, komponen tumpeng yang berupa urap merupakan lambang dari alam semesta yang memberi kehidupan kepada umat manusia. Urap ini sekaligus mewakili segenap tanaman yang tumbuh di darat.

Lalu, setiap sayuran yang ada di dalam urap pun mempunyai perlambang yang berbeda-beda. Contohnya kacang panjang yang harus untuh, tidak boleh dipotong-potong. Maknanya adalah setiap manusia hendaknya selalu berpikir panjang sebelum mengambil tindakan. Kemudian sayur bayam dengan warnanya yang hijau mewakili keinginan manusia untuk hidup tenteram, aman dan damai.

bahwa di dalam tumpeng tersimpan sejumlah makna yang bersifat filosofis. Katanya, “Tumpeng menjadi lambang rasa syukur kepada Tuhan yang Mahaesa. Selain itu tumpeng juga merupakan simbol penyeimbang alam semesta, lambang pengharapan dan kemakmuran.”

 

Nasi Tumpeng Kuliner Unggulan Tradisional Indonesia

Nasi Tumpeng Kuliner Unggulan Tradisional Indonesia – Lavina Catering 021 94550168 Jasa Pesan Tumpengan Online Jakarta Selatan Barat Timut Pusat Utara.

Pakar kuliner Bondan Winarno menuturkan bahwa masyarakat Singapura sudah banyak yang mengenal dan memanfaatkan tumpeng sebagai makanan pengganti kue tart ulang tahun.

Orang-orang kreatif di negara jiran itu, kata Bondan, mengemas tumpeng sedemikian rupa dengan berbagai kreasi.Bahkan kini banyak ditemukan toko yang menerima pesanan tumpeng di Singapura.  Menurutnya, kreasi ini dipopulerkan orang Indonesia yang kenal dengan mantan perdana menteri Singapura Lee Kuan Yew.

“Rupanya Lee Keuan Yew suka juga dengan tumpeng sehingga cepat populer,” kata pe- merhati kuliner yang memopulerkan istilah “mak nyus” ini.

Ia pun berbagi tips soal bagaimana masyarakat Indonesia juga bisa memodifikasi tumpeng agar muncul kreasi baru yang segar. “Berani mengubah pakem yang sudah ada sejak lama dan menggantinya dengan sesuatu yang berbeda dan lebih modern,” ujarnya di sela-sela diskusi “Tumpeng Menjadi Ikon Unggulan Kuliner Indonesia”
yang diselenggarakan Forum Dialog Pariwisata di Jakarta, akhir pekan lalu.

Misalnya, saran Bondan, isi tumpeng bisa diganti dengan nasi merah atau singkong yang diserut halus kemudian direbus. Sedangkan, untuk makanan pendampingnya, bisa lauk pauk dan sayuran tradisional khas dari berbagai daerah. Sehingga, kehadiran tumpeng bisa menjadi sesuatu yang menarik dan berbeda. Misalnya, untuk lauk pertama, bisa mengambil rendang Padang dari Sumatra Barat, lauk kedua berupa sate lilit dari Bali, kemudian ayam goreng lengkuas dari Bandung, dan urap sayuran dari Yogyakarta.

“Semua itu bisa kita kreasikan asal mau berinovasi dan tidak terpaku pada pakem,” ujar Bondan.

Menurutnya, dengan kreasi baru tumpeng juga bisa terbebas dari kesan sesuatu yang sakral dan mistis. Mendongkrak popularitas tumpeng, Ketua Asosiasi Perusahaan Jasa Boga In- donesia (APJI) Ning Sudjito berpendapat bahwa tumpeng bisa semakin mengukuhkan diri sampai go international. Tumpeng juga digunakan sebagai ikon wisata kuliner Indonesia sehingga kelak mampu mendongkrak pangan khas Tanah Air lainnya.

“Kita harus menasionalkan dan menginternasionalkan tumpeng sebagai ikon kuliner Indonesia,” ujar Ning. Selain itu, tumpeng juga menjadi simbol bersatunya keragaman kuliner di Indonesia. Ia pun mengajak masyarakat Indonesia agar memiliki kebang-gaan nasional atas keunggulan kulinernya.

Hidangan tumpeng pernah disajikan dalam jamuan makan malam kenegaraan, seperti KTT APEC di Bali pada 2013. Maskapai flag carrier Garuda Indonesia juga menyediakan menu mini tumpeng untuk penumpang kelas eksekutif.

Sementara itu, awal tahun ini Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengadakan coaching clinic 30 Ikon Kuliner Tradisional Indonesia dan tumpeng nusantara hadir dalam kegiatan bursa wisata terbesar di Belanda, Vakantiebeurs 2014.

Direktur Pengembangan Wisata Minat Khusus, Insentif, Event Kemenparekraf Achyaruddin mengatakan bahwa Kemenparekraf memang telah menetapkan tumpeng nusantara sebagai ikon unggulan kuliner Indonesia sejak 2012. “Dari ribuan menu makanan Indonesia harus ada makanan yang menjadi unggulan, yakni tumpeng nusantara,” katanya.

Sampai saat ini, kuliner menjadi subsek- tor industri kreatif yang bisa dijadikan kebanggaan di dalam dan di luar negeri serta menjadi objek wisata minat khusus. Menurut Achyaruddin, dari ribuan menu masakan tradisional Indonesia telah dipilih 30 ikon kuliner mewakili keragaman kuliner Indonesia.”Kami dibantu para praktisi dan pakar kuliner terlebih dahulu memilih 30 ikon kuliner mewakili keragaman kuliner Indonesia,” ujarnya.

Koordinator Forum Dialog Pariwisata Hilda Sabri Sulistyo mengatakan, tumpeng mempunyai potensi besar untuk mengharumkan nama Indonesia di dalam dan di luar negeri. “Kami sangat mendukung upaya menjadikan tumpeng sebagai center piece dan ikon wisata kuliner Indonesia,”katanya.

Chevron Lomba Kreasi Nasi Tumpeng

Chevron Lomba Kreasi Nasi Tumpeng – Lavina Catering 021 94550168 Pesan Order Online Tumpengan Jakarta Selatan Barat Timur Pusat Utara Harga Murah.

Memperingati hari pangan sedunia yang jatuh pada 16 Oktober, PT Chevron Pacific Indonesia (CPI), melalui Program Pusat Pembinaan Usahawan Mitra Chevron (PUC) gelar lomba kreasi tumpeng di Pondok Oleh-Oleh Duri.

Kegiatan yang ditaja pada 24 Oktober lalu diikuti lebih 11 kelompok dimana satu kelompok berjumlah 2 orang. Peserta lomba umumnya tinggal di sekitar operasional perusahaan khususnya Kecamatan Mandau dan Pinggir.

Lomba kreasi tumpeng bertujuan untuk meningkatkan kreativitas serta inovasi masyarakat dengan menggunakan bahan pangan lokal. Selain lomba, kegiatan juga di meriahkan dengan yel-yel antar kelompok, menyumbang lagu dan penjelasan filosofi tumpeng oleh anggota dewan juri.

Anggota dewan juri terdiri dari Winda Damelia (perwakilan CPI) dan praktisi di bidang kuliner seperti Dyah Novi (Usahawan mitra Chevron, pemilik Toko Kue Dapur Bunda) dan Ibu Angkut (Usahawan mitra Chevron, pemilik krupuk ikan gabus dengan merek �Yuk Angkut�).

Poin-poin yang menjadi penilaian dewan juri di antaranya rasa makanan, kreativitas mengolah isi tumpeng, presentasi akhir tumpeng, kebersihan dan kekompakan.

Setelah melihat dan mencicip masing-masing tumpeng, terpilih 3 pemenang dengan juara pertama dari Kelurahan Air Jamban yaitu: Eryenevi dan Dewi, juara kedua dari Desa Harapan Baru Junaida dan Nelia dan juara ketiga dari Desa Balai Makam Yu Nani dan Nina.

Nasi Tumpeng Menu Favorit Lee Kuan Yew

Nasi Tumpeng Menu Favorit Lee Kuan Yew – Lavina Catering 021 94550168 Jasa Pesan Katering Tumpengan Online Jakarta Pusat Selatan Barat Timur Utara Harga Murah.

Tumpeng adalah kuliner khas Indonesia. Bentuknya yang mengerucut identik dengan bentuk gunungan dalam wayang kulit yang merupakan simbolisasi alam semesta dengan Allah di puncak kerucut. Sebagai bentuk sesajen atau pelengkap upacara di masa animisme, tumpeng diduga sudah berusia lebih dari lima abad. Biasanya tumpeng ini disajikan di atas tampah, wadah pipih dari anyaman bambu, yang sudah dialasi dengan kreasi lipatan rapi dari daun pisang hingga kelihatan cantik dan menarik

Seiring perkembangan zaman, tumpeng tak lagi identik dengan ritual atau sesajen. Kini tumpeng jadi makanan Nusantara. Berbagai macam suku di Indonesia mengenal dan menyukainya. Bahkan tidak hanya Indonesia, negara lain pun kini banyak mengonsumsinya.

Menurut pakar kuliner Bondan Winarno, masyarakat Singapura sudah banyak yang mengenal dan memanfaatkan tumpeng sebagai makanan pengganti kue tart ulang tahun. Orang-orang kreatif di sana, kata Bondan, mengemas tumpeng sedemikian rupa dengan berbagai kreasi. Bahkan, kini banyak ditemukan toko yang menerima pesanan tumpeng di Singapura.

Kreasi itu dipopulerkan orang Indonesia yang kenal dengan mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew.

“Rupanya Lee Kuan Yew suka juga dengan tumpeng sehingga cepat populer,” kata Bondan beberapa waktu lalu.
[asa]

Nasi Tumpeng Di Istana Presiden Senegal

Nasi Tumpeng Di Istana Presiden Senegal – Lavina Catering 021 94550168 Harga Jasa Katering Online Tumpengan Kuning Murah Jakarta Selatan Barat Timur Pusat Utara.

Indonesia Perkenalkan Nasi Tumpeng Di Istana Presiden Senegal

Perwakilan Republik Indonesia di Dakar, Senegal menutup tahun 2012 dengan kegiatan memperkenalkan Nasi Tumpeng di Istana Presiden Senegal. Pada Minggu, 30 Desember 2012, Ibu Negara Senegal, Ny. Marième Faye Sall menyelenggarakan acara makan siang dengan mengundang para istri Duta Besar Negara-negara sahabat di Dakar, para istri Menteri dan undangan lainnya ke Istana Presiden. Para istri Duta Besar negara sahabat diminta membawa makanan khas negara masing-masing.
Body

​Perwakilan Republik Indonesia di Dakar, Senegal menutup tahun 2012 dengan kegiatan memperkenalkan Nasi Tumpeng di Istana Presiden Senegal. Pada Minggu, 30 Desember 2012, Ibu Negara Senegal, Ny. Marième Faye Sall menyelenggarakan acara makan siang dengan mengundang para istri Duta Besar Negara-negara sahabat di Dakar, para istri Menteri dan undangan lainnya ke Istana Presiden. Para istri Duta Besar negara sahabat diminta membawa makanan khas negara masing-masing.
Istri Duta Besar RI, Hj. Nidalia Djohansyah Makki Andradjati membawa Nasi Tumpeng yang disajikan lengkap dengan sayuran serta lauk pauk khas Indonesia dan tempatnya dihias dengan anyaman daun kelapa. Untuk memberi penjelasan mengenai Nasi Tumpeng, dibuatkan keterangan singkat berbahasa Prancis dalam bentuk buku kecil, sehingga mudah dibaca oleh hadirin yang berjumlah lebih kurang 200 orang. Acara ini baru kali pertama diselenggarakan oleh Ibu Negara Senegal, Ny. Marième Faye Sall sejak suaminya terpilih menjadi Presiden Senegal pada Maret 2012. Acara ini juga belum pernah diadakan oleh pendahulunya.
Sungguh mengejutkan ibu-ibu istri Duta Besar, karena selain para istri menteri dan undangan lainnya juga tampak Presiden Macky Sall yang hadir tanpa protokoler. Presiden dan Ibu Negara Senegal sangat menikmati dan terkesan dengan Nasi Tumpeng Indonesia yang rasanya cocok dengan selera orang Senegal serta penyajiannya yang sangat khas sehingga merupakan pengetahuan kuliner baru.bagi warga Senegal.
Dalam kesempatan beramah-tamah, Presiden Macky Sall menyatakan sangat senang dan kaguman terhadap kemajuan pembangunan di Indonesia. Istri Dubes RI menggunakan kesempatan ini menyampaikan harapan bahwa Presiden dan Ibu Negara Senegal dapat berkesempatan melakukan kunjungan ke Indonesia. Presiden Macky Sall juga berharap dapat mengatur waktunya untuk kunjungan ke Indonesia. Pembicaraan antara istri Dubes RI dengan Presiden dan Ibu Negara Senegal kemudian menjadi lebih “akrab” ketika dijelaskan oleh istri Dubes RI bahwa nama keluarganya (Family Name) adalah Makki, mirip dengan nama depan (First Name) Presiden Senegal, Macky, sehingga ada “Dua Makki” di Senegal, yang kemudian disambut dengan acungan jempol oleh Ibu Negara Senegal.
Kesempatan memperkenalkan kuliner Nasi Tumpeng di Istana Presiden Senegal secara tidak langsung telah lebih mempererat hubungan antara Indonesia dan Senegal yang telah terjalin selama lebih kurang 32 tahun. (Andradjati, KBRI Dakar)